Loading...
world-news

Struktur data dasar (list, array) - Pemrograman Lanjutan Materi Informatika Kelas 11


Berikut artikel 2000 kata yang original, berbahasa Indonesia, dengan pembahasan mendalam tentang struktur data dasar (list dan array).


Struktur Data Dasar: Pemahaman Mendalam tentang List dan Array

Dalam dunia pemrograman dan ilmu komputer, struktur data merupakan fondasi penting yang menentukan seberapa efisien sebuah program dapat berjalan. Struktur data berfungsi sebagai cara untuk mengorganisasi, menyimpan, dan mengelola data agar mudah diakses dan dimodifikasi. Dua struktur data paling dasar dan paling sering digunakan adalah list dan array. Meski terlihat mirip, keduanya memiliki karakteristik, kelebihan, dan kelemahan yang berbeda—dan pemahaman mendalam terhadap keduanya sangat penting, terutama bagi pemula yang ingin menguasai konsep pemrograman secara kokoh.

Artikel ini akan membahas secara komprehensif mengenai pengertian, cara kerja, karakteristik, kelebihan, kekurangan, serta contoh implementasi list dan array dalam berbagai bahasa pemrograman modern. Dengan penjelasan teknis namun mudah dipahami, diharapkan pembahasan ini dapat menjadi referensi lengkap bagi mahasiswa, profesional IT, ataupun siapa saja yang ingin memahami struktur data dasar secara lebih dalam.


1. Apa Itu Struktur Data?

Sebelum membahas list dan array, penting untuk memahami apa yang dimaksud dengan struktur data itu sendiri. Struktur data adalah cara tertentu untuk menyimpan dan mengorganisasi data dalam komputer agar dapat digunakan secara efisien. Penggunaan struktur data yang tepat memungkinkan program berjalan lebih cepat, lebih hemat memori, dan lebih mudah dikembangkan.

Struktur data secara umum terbagi menjadi dua jenis:

  1. Struktur Data Sederhana (Primitive): mencakup tipe data dasar seperti integer, boolean, char, dan float.

  2. Struktur Data Kompleks (Non-Primitive): mencakup array, list, stack, queue, tree, graph, dan lain-lain.

Pada artikel ini kita akan fokus pada dua struktur data non-primitif dasar: array dan list.


2. Apa Itu Array?

2.1 Pengertian Array

Array adalah struktur data yang terdiri dari elemen-elemen dengan tipe data yang sama dan disimpan secara berurutan dalam lokasi memori yang berdekatan. Setiap elemen memiliki indeks, dan indeks tersebut digunakan untuk mengakses elemen dalam array.

Contoh array sederhana:

A = [10, 20, 30, 40]

Elemen A[0] = 10, A[1] = 20, dan seterusnya.

2.2 Ciri-Ciri Utama Array

Beberapa karakteristik array adalah:

  1. Ukuran Tetap
    Ukuran array biasanya ditentukan pada saat deklarasi dan tidak dapat diubah.

  2. Elemen Bertipe Sama
    Setiap elemen dalam array memiliki tipe data yang sama.

  3. Akses Cepat O(1)
    Mengakses elemen array berdasarkan indeks sangat cepat karena array disimpan dalam blok memori yang berurutan.

  4. Kurang Fleksibel
    Karena ukurannya tetap, array tidak ideal jika data sering berubah atau bertambah banyak.

2.3 Cara Kerja Array dalam Memori

Array disimpan secara kontigu (berdekatan) dalam memori. Misalnya jika array integer memiliki elemen 4 byte, maka:

  • Elemen pertama: alamat 1000 – 1003

  • Elemen kedua: alamat 1004 – 1007

  • Elemen ketiga: alamat 1008 – 1011

Karena sifat kontigu ini, komputer dapat langsung menghitung alamat elemen ke-n dengan:

alamat = alamat_awal + (indeks * ukuran_elemen)

Ini membuat akses menjadi sangat cepat.

2.4 Kelebihan Array

  • Akses elemen sangat cepat (O(1))

  • Struktur sederhana dan efisien

  • Cocok untuk data yang jumlahnya tetap

2.5 Kekurangan Array

  • Tidak fleksibel (ukuran tidak dapat berubah)

  • Penghapusan dan penyisipan elemen mahal (O(n))

  • Memori mungkin terbuang jika ukuran array terlalu besar

2.6 Contoh Array dalam Beberapa Bahasa Pemrograman

C:

int angka[5] = {1, 2, 3, 4, 5};

Java:

int[] angka = {1,2,3,4,5};

Python:
Python tidak memiliki array built-in seperti C, tetapi ada modul array:

from array import array
arr = array('i', [1,2,3,4,5])

3. Apa Itu List?

3.1 Pengertian List

List adalah struktur data yang lebih fleksibel dibandingkan array. Berbeda dengan array yang ukurannya tetap dan tipenya sejenis, list dapat:

  • Menyimpan elemen dengan tipe berbeda (tergantung bahasa pemrograman)

  • Menambahkan dan menghapus elemen secara dinamis

  • Tidak harus disimpan bersebelahan di memori (khusus linked list)

Di banyak bahasa pemrograman modern (seperti Python), list adalah struktur yang sangat fleksibel.

3.2 Jenis-Jenis List

Ada dua jenis list utama dalam ilmu komputer:

  1. Array List (Dynamic Array)

    • Seperti array yang dapat diperluas otomatis jika penuh

    • Digunakan di Python (list), Java (ArrayList), JavaScript (Array), dan lain-lain

  2. Linked List

    • Terdiri dari node-node yang saling terhubung

    • Setiap node menyimpan data dan pointer ke node berikutnya

Artikel ini lebih fokus pada list dinamis karena lebih dekat dengan penggunaan sehari-hari.

3.3 Ciri-Ciri List

  • Ukuran fleksibel

  • Dapat menyimpan elemen dengan tipe berbeda (pada beberapa bahasa)

  • Penyisipan dan penghapusan relatif lebih mudah dibanding array

  • Akses elemen bisa lebih lambat dibanding array (tergantung implementasi)

3.4 Kelebihan List

  • Ukuran dinamis, dapat tumbuh sesuai kebutuhan

  • Penyisipan dan penghapusan lebih fleksibel

  • Mampu menyimpan berbagai tipe elemen (Python)

3.5 Kekurangan List

  • Akses elemen bisa lebih lambat (tergantung implementasi)

  • Memerlukan overhead memori lebih besar

  • Operasi tertentu tetap memakan waktu O(n)

3.6 Contoh List dalam Beberapa Bahasa Pemrograman

Python:

data = [1, "halo", 3.14, True]

Java (ArrayList):

ArrayList<Integer> data = new ArrayList<>();
data.add(10);
data.add(20);

JavaScript:

let data = [1, 2, 3, "empat"];

4. Perbandingan List dan Array

Aspek Array List
Ukuran Tetap Dinamis
Tipe data Sama Dapat berbeda (tergantung bahasa)
Kecepatan akses Cepat (O(1)) Kadang lambat
Memori Lebih efisien Lebih boros
Penyisipan/penghapusan Lambat Lebih mudah
Kepraktisan Kurang fleksibel Sangat fleksibel

5. Kapan Menggunakan Array dan Kapan Menggunakan List?

Pemilihan antara array dan list sangat bergantung pada kebutuhan aplikasi.

5.1 Gunakan Array Jika:

  • Ukuran data sudah pasti

  • Perlu akses elemen sangat cepat

  • Memori terbatas

  • Data bersifat homogen

Contoh: menyimpan nilai piksel gambar, menyimpan data sensor fixed-length, tabel statis.

5.2 Gunakan List Jika:

  • Ukuran data berubah-ubah

  • Perlu operasi penambahan/penghapusan sering

  • Perlu menyimpan berbagai jenis data

  • Lebih mementingkan fleksibilitas daripada kecepatan maksimum

Contoh: keranjang belanja online, daftar tugas, antrian proses dinamis.


6. Implementasi Operasi Dasar List dan Array

6.1 Akses Elemen

  • Array: O(1)

  • List: O(1) untuk array list, O(n) untuk linked list

6.2 Menambah Elemen

  • Array: sulit, harus membuat array baru

  • List: mudah (append)

6.3 Menghapus Elemen

  • Array: mahal (O(n))

  • List: lebih fleksibel (O(1) atau O(n))

6.4 Traversal

  • Sama-sama O(n)


7. Contoh Studi Kasus

7.1 Mengolah Data Nilai Mahasiswa

Jika jumlah mahasiswa tetap, array lebih efisien.

from array import array
nilai = array('i', [80, 90, 75, 85])

7.2 Daftar Belanja Dinamis

List lebih cocok.

belanja = []
belanja.append("Beras")
belanja.append("Gula")
belanja.append("Minyak")

7.3 Sistem Antrian Pengguna

Linked list akan lebih optimal karena penyisipan di depan atau belakang lebih cepat.


8. Kesimpulan

Array dan list merupakan struktur data dasar yang sangat penting untuk dipahami dalam pemrograman. Array cocok digunakan ketika ukuran data diketahui dan akses cepat sangat dibutuhkan. Sementara itu, list lebih fleksibel dan dapat menangani perubahan ukuran data secara dinamis.

Pemahaman mendalam tentang keduanya tidak hanya membantu dalam menulis program yang lebih efisien, tetapi juga menjadi dasar untuk memahami struktur data lanjutan seperti stack, queue, vector, hash table, dan lainnya. Dengan memahami karakteristik, kelebihan, dan kekurangan masing-masing, seorang programmer dapat memilih struktur data yang tepat sesuai kebutuhan aplikasi.

Jika Anda baru mulai belajar pemrograman, memahami perbedaan array dan list adalah langkah awal yang sangat penting menuju penguasaan konsep pemrograman tingkat lanjut